Penguatan Tata Kelola Desa untuk Mendorong Pembangunan Efektif di Kubang Jaya
DOI:
https://doi.org/10.35145/judikat.v5i1.5484Keywords:
Tata Kelola Desa, Sosialisasi, Pembangunan Efektif, Teknologi Digital, Partisipasi MasyarakatAbstract
Abstrak
Tata kelola desa yang baik merupakan prasyarat tercapainya pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. Desa Kubang Jaya, Kabupaten Kampar, menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui sosialisasi regulasi terkait pemerintahan desa, pelatihan manajemen pembangunan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi desa. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pelatihan, simulasi aplikasi teknologi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip tata kelola desa yang baik, dari tingkat awal 74,71% menjadi 99,41% setelah pelatihan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran pentingnya partisipasi masyarakat, penerapan transparansi, dan penggunaan teknologi dalam mendukung pembangunan desa. Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam membangun kapasitas aparatur dan masyarakat desa sebagai fondasi untuk mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Bank, W. (2018). Governance and the Law: World Development Report 2017. World Bank Publications.
Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (2020). Advancing Civic Engagement in Higher Education. Jossey-Bass.
Chambers, R. (2017). Whose Reality Counts? Putting the First Last. Intermediate Technology Publications.
Choirun, N., Handika, R., Hariadi, A., & Helilintar, R. (2022). Implementasi Sistem Informasi Desa dalam Konsep Smart Village. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi, 7(1), 145–153.
Abdurokhim, A., Sudrajat, A., Viani, E., Anggraeni, A., & Dewi, A. (2023). Transformasi Digital di Desa Karangsari: Solusi untuk Peningkatan Pelayanan Publik dan Ekonomi Lokal. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 4(2), 102–115.
Bank, W. (2018). Governance and the Law: World Development Report 2017. World Bank Publications.
Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (2020). Advancing Civic Engagement in Higher Education. Jossey-Bass.
Chambers, R. (2017). Whose Reality Counts? Putting the First Last. Intermediate Technology Publications.
Choirun, N., Handika, R., Hariadi, A., & Helilintar, R. (2022). Implementasi Sistem Informasi Desa dalam Konsep Smart Village. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi, 7(1), 145–153.
Hidayat, T., & Ramdhani, M. (2020). Village governance dan akuntabilitas publik di Indonesia. Jurnal Tata Kelola Desa, 6(2), 78–91.
Informatika, K. K., & Center, K. I. (2023). Indeks Literasi Digital Indonesia 2022.
Kampar, B. P. S. K. (2024). Berita Resmi Statistik Kabupaten Kampar Tahun 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kampar.
Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan T. R. I. (2024). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2024.
Lestari, A. (2024). Tren Penelitian Smart Village di Indonesia. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan, 9(1), 34–48.
Pratama, Y., & Widodo, B. (2022). Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Kampar. Jurnal Administrasi Publik Daerah, 8(3), 201–215.
Ratnasari, F., & Rahmawati, R. (2024). Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Ilmu Akuntansi Dan Keuangan, 11(1), 12–25.
Setiawan, A., Nuraeni, D., & Kusuma, T. (2023). Transparansi dan Partisipasi terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Innovative, 5(4), 331–342.
Van Dijk, J. (2021). The Digital Divide. Polity Press.
Yanti, R., & Efendi, S. (2023). Integrasi Optimization dan Computational Intelligence dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa. Jurnal Sistem Cerdas, 5(2), 89–101.

1.png)

