Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi Guru SLTA di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu

Authors

  • Suyono Suyono Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia
  • Luciana Fransisca Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia
  • Andi Andi Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia
  • Priyono Priyono Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia
  • Novita Yulia Putri Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35145/judikat.v5i2.5766

Keywords:

Pengabdian kepada masyarakat, kompetensi guru, Magister Manajemen, manajemen pendidikan

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi manajerial guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu melalui fasilitasi dan pendampingan Program Magister Manajemen (MM) di Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia (IBTPI). Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan akses terhadap pendidikan lanjut, rendahnya kompetensi manajerial sekolah, serta minimnya pemahaman guru terhadap manajemen pendidikan modern. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program, pendampingan akademik, workshop manajemen pendidikan, serta evaluasi capaian pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap fungsi-fungsi manajemen, perencanaan pembelajaran berbasis kinerja, serta motivasi untuk melanjutkan studi pada jenjang magister. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan menengah pertama di wilayah Tambusai Utara secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Avalos, B. (2011). Teacher professional development in Teaching and Teacher Education over ten years. Teaching and Teacher Education, 27(1), 10–20. https://doi.org/10.1016/j.tate.2010.08.007
Bush, T. (2020). School leadership and management in England: The paradox of simultaneous centralisation and decentralisation. Research in Educational Administration & Leadership, 5(2), 590–614.
Bush, T., & Glover, D. (2014). School leadership models: What do we know? School Leadership & Management, 34(5), 553–571. https://doi.org/10.1080/13632434.2014.928680
Darling-Hammond, L. (2017). Teacher education around the world: What can we learn from international practice? European Journal of Teacher Education, 40(3), 291–309. https://doi.org/10.1080/02619768.2017.1315399
Day, C., & Sachs, J. (2004). Professionalism, performativity and empowerment: Discourses in the politics, policies and purposes of continuing professional development. International Journal of Educational Research, 37(3–4), 287–295.
OECD. (2019). Teaching and Learning International Survey (TALIS) 2018 Results. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/1d0bc92a-en
Mulyasa, E. (2017). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sagala, S. (2018). Manajemen Pendidikan Kontemporer. Jakarta: Kencana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Vescio, V., Ross, D., & Adams, A. (2008). A review of research on the impact of professional learning communities on teaching practice and student learning. Teaching and Teacher Education, 24(1), 80–91. https://doi.org/10.1016/j.tate.2007.01.004

Downloads

Published

2026-02-02

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2