PENGARUH MOTIVASI KERJA, BUDAYA SEKOLAH DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA GURU DI SEKOLAH METTA MAITREYA

Penulis

  • Hosan Hosan STIE Pelita Indonesia
  • Dadi Komardi STIE Pelita Indonesia
  • Harry P Panjaitan STIE Pelita Indonesia

Kata Kunci:

Work Motivation, School Culture, Principal Leadership, Job Satisfaction, Teacher Performance, Motivasi Kerja, Budaya Sekolah, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kepuasan Kerja, Kinerja Guru

Abstrak

This study aims to determine the effect of work motivation, school culture and principal leadership on job satisfaction and teacher performance in Metta Maitreya School Pekanbaru, separately and simultaneously. The population of this research is all teachers of Metta Maitreya School Pekanbaru consisting of 7 PAUD teachers, 27 elementary teachers, 20 teachers of SMP and SMK, amounting to 54 people, all populations are used as research subjects. Data collection technique is using a questionnaire scale of five Likert categories. Based on data analysis and discussion, there are conclusions that can be drawn, namely: there is a significant influence between Work Motivation on Job Satisfaction, and there is a significant influence between School Culture on Job Satisfaction, while Headmaster Leadership there is no significant effect on Job Satisfaction. Similarly Job Motivation, School Culture, Principal Leadership and Job Satisfaction there is no significant influence on Teacher Performance.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, budaya sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja dan kinerja guru di Sekolah Metta Maitreya Pekanbaru, secara terpisah maupun simultan. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru Sekolah Metta Maitreya Pekanbaru yang terdiri dari 7 orang guru PAUD, 27 orang guru SD, 20 orang guru SMP dan SMK yang berjumlah 54 orang, semua populasi dipakai sebagai subyek penelitian.Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket skala lima kategori Likert.Berdasarkan analisis data dan pembahasan, terdapat kesimpulan yang dapat ditarik, yaitu : terdapat pengaruh yang signifikan antara Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara Budaya Sekolah terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Kepemimpinan Kepala Sekolah tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Demikian juga Motivasi Kerja, Budaya Sekolah, Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kepuasan Kerja tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Guru.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

As’ad, Moh. 2004. Seri Ilmu Sumber Daya Manusia Psikologi Industri. Cetakan Kesembilan, Yogyakarta: Liberty
Barnawi & M. Arifin. 2012. Kinerja Guru Professional: Instrument Pembinaan, Peningkatan, dan Penilaian. Yogyakarta: Ar-ruzz Media
Fahmi, I. 2011. Manajemen Kinerja (Teori dan Aplikasi). Bandung : Alfabeta
Gibson, J. L, Ivancevich. J.M, Donnelly J. dan Konopaske. 2009. Organization Behavior, Structure, Processes. Thirteenth Edition. Mc Graw- Hill International Edition
Ghozali, Imam. 2008. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Edisi Ketiga, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Handoko, T. Hani. Dasar-Dasar Manajemen Operasi dan Produksi, Cetakan Kesepuluh, Yogyakarta: BPFE, 2009.
Hasibuan, Malayu S.P. Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan Ketigabelas, Edisi Revisi, Jakarta : PT. Bumi Aksara, 2009.
Istijanto. 2006. Riset Sumber Daya Manusia. Edisi kedua. PT. Gramedia Pustaka. Jakarta
Jonathan Sarwono. (2007). Analisis Jalur Untuk Riset Bisnis Dengan SPSS.Yogyakarta : Andy.
Jones, Gareth R. Organization Theory, Text and Cases. Second Edition, United States of America; Addison-Wesley Longman Publishing Company, Inc, 1998
Kuncoro, Engkos Achmad dan Riduan. (2007). Cara Menggunakan dan Memakai Analisis Jalur (Parth Analysis).Bandung : Alfabeta.
Koswara, Deni. 2008. Kebiasaan Kepala Sekolah Efektif. Bandung. Pribumi Mekar
Mangkunegara, A.A.P. 2005. Evaluasi Kinerja SDM. Bandung : Refika Aditama
Masaong, A. K dan Tilome, A.A. 2011. Kepemimpinan Berbasis Multiple Intelligence (Sinergis Kecerdasan Intelektual, Emotional dan Spiritual untuk Meraih Kesuksesan yang Gemilang). Bandung : Alfabeta
Mathis, Robert L, &John H Jackson. Human Resource Management, Jakarta: Salemba Empat, 2011.
Mulyono. 2008. Manajemen Administrasi & Organisasi Pendidikan. Malang. Ar-ruzz Media
Robbins, Stephen P, & Timothy A Judge. Organizational Behavior, Thirteenth Edition. New Jersey: Pearson Preentice hal, 2009
Robbins, Stephen P. Perilaku Organisasi, Jakarta: Gramedia, 2006.
Sarwono, Jonathan. (2007). Analisis Jalur Untuk Riset Bisnis Dengan SPSS.Yogyakarta : Andy.
Siagian, S. P. 2003 Teori dan Prakteek Kepemimpinan. Jakarta. Rineka Cipta
Sopiah, Perilaku Organisasional, Edisi I, Yogyakarta : Andi Offset, 2008.
Suharsaputra, U. 2010. Administrasi Pendidikan. Bandung. Refika : Aditama
Sukmadinata, N.S. (2007). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Pustaka Pelajar
Undang-Undang RI No. 14 Tahun 2005. Tentang Guru dan Dosen. Jakarta. Pustaka Pelajar
Uno, Hamzah B. 2007. Teori Motivasi Dan Pengukurannya. Jakarta : Bumi Akasara.
Wahjosumidjo. 2008. Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta. Raja Grafindo Persada
Widyoko, P.E.S. 2012. Teknik Penyusuan Instrumen Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Wirawan. 2007. Budaya dan Iklim OrganisasiTeori Aplikasi dan Penelitian, Jakarta: Salemba Empat.
Yulk, G.A. 2005. Kepemimpinan Dalam Organisasi Terjemahan oleh Yusuf Udaya. Jakarta : Prehalindo.

Unduhan

Diterbitkan

2019-09-30