SISTEM PAKAR DETEKSI REFRAKSI MATA MENGGUNAKAN METODE HYBRID

  • Suci Wahyuni Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Firna Yenila Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Yogi Wiyandra Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Hezy Kurnia Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Ruri Hartika Zain Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Abstract viewed = 197 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 199 times

Abstract

Gangguan kesehatan mata merupakan salah satu masalah Kesehatan dari masyarakat yang saat ini sering ditemukan dibeberapa daerah di Indonesia. Kesehatan mata di Indonesia menjadi salah satu isu penting dalam bidang kesehatan. Masalah kesehatan mata yang umum dijumpai di Indonesia meliputi gangguan penglihatan yang disebabkan oleh berbagai faktor. Pentingnya penanganan terpadu terhadap kondisi ini menekan angka permasalahan di kesehatan masyarakat. Saat ini lebih kurang 314 juta masyarakat di dunia dinyatakan mengalami tingkat penglihatan yang lemah, dan diantaranya mengalami kebutaan di angka lebih kurang 45 juta orang. Salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah lambatnya kesadaran untuk berkonsultasi dengan pakar dan minimnya waktu yang dibutuhkan untuk mencari informasi yang berhubungan dengan kesehatan. Sistem pakar merupakan salah satu solusi yang mampu memberikan informasi tentang refraksi mata dalam proses deteksi dan di usung dengan menggunakan gabungan dua metode yaitu metode forward chaining untuk menelusuri gejala yang ditemukan oleh pasien dan disesuaikan dengan yang dianalisa oleh pakar kemudian dilanjutkan dengan Certainty factor untuk memberikan nilai kepastian pasien mengalami kondisi tersebut berupa nilai keyakinan. Hasil penelitian ini memberikan sebuah aplikasi sistem pakar sebagai media komunikasi antara pasien dengan dokter sesuai dengan kepakarannya. Salah satu pengujian dilakukan memberikan hasil yang maksimal untuk proses deteksi refraksi mata dengan nilai yang sesuai dengan kondisi pakar.Hal tersebut mampu digunakan oleh pasien sebagai tahapan awal untuk berkonsultasi lanjut dengan pakar. Hasil tersebut bisa digunakan dalam bentuk hardcopy atau softcopy. Penelitian ini mampu memberikan nilai akurasi 90% berdasarkan data yang telah diuji. Hal tersebut mampu memberikan nilai positif terhadap user yang meggunaka sistem ini sebagai media konsultasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azareh, A., Rahmati, O., Rafiei-Sardooi, E., Sankey, J. B., Lee, S., Shahabi, H. & Bin Ahmad, B. (2019). Modeling gully-erosion susceptibility in a semi-arid region, Iran: investigation of applicability of certainty factor and maximum entropy models Modeling gully erosion susceptibility in a semi-arid region, Iran: investigation of applicability of 1 certainty factor and maximum entropy models 2. http://www.elsevier.com/open-access/userlicense/1.0/
Dwiana, A., Lestari, C. & Astuty, L. (2021). Hubungan Pengetahuan Siswa Tentang Kesehatan Mata Dengan Sikap Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Di Sd N 13 Engkasan Kalimantan Barat. Avicenna : Journal of Health Research, 4(1). https://doi.org/10.36419/avicenna.v4i1.453
Fahreiza, D., Himayani, R., Ristyaning, P. & Sangging, A. (2023). Gangguan Penglihatan Anisometropia. In Journal of Student Research (JSR) (Vol. 1, Issue 3).
Frizal Musyafar. (2022). Hubungan Perilaku Anak Terhadap Kelainan Refraksi Mata Anak Di Sdn Blu’uran 1 Karang Penang Sampang. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia.
Hardiansyah, R., Aribowo, D. & Hamid, M. A. (2022). Pengembangan Sistem Pakar Identifikasi Modalitas Belajar Siswa Menggunakan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor. Building of Informatics, Technology and Science (BITS), 3(4), 502–511. https://doi.org/10.47065/bits.v3i4.1226
Harun, H. M., Abdullah, Z. & Salmah, U. (2020). Pengaruh Diabetes, Hipertensi, Merokok dengan Kejadian Katarak di Balai Kesehatan Mata Makassar. Jurnal Kesehatan Vokasional, 5(1), 45. https://doi.org/10.22146/jkesvo.52528
Kesehatan, I., Husada, D. & Tua, D. (2021). Prevalensi Penurunan Visus Akibat Kelainan Refraksi Selama Perkuliahan Online Masa Pandemi Covid-19 Robinson Paulinus Sihombing (1) , Sentosa Barus (2) Sri Sudewi Pratiwi Sitio (3) (Vol. 4, Issue 2).
Kesehatan, J. I., Husada, S., Penglihatan, G., Kelainan, A., Yang, R., Dikoreksi, T. & Dana, M. M. (2020). Made Michael Dana, Visual Impairmet Due to Uncorrected Refractive Error Artikel info Artikel history. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12–24. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.451
Khodriansyah, D., Zunaidi, M. & Mariami, I. (2020). Menggunakan Metode Certainty Factor. In Jurnal CyberTech: Vol. x. No.x.
Marwis & Firdawati. (2019). Analisis Sistem Rujukan Kelainan Refraksi dari Puskesmas ke Rumah Sakit di Kota Pariaman Tahun 2018. In Jurnal Kesehatan Andalas (Vol. 8, Issue 3). http://jurnal.fk.unand.ac.id
Melani Anselma Br Hutahayan, P., Wijaya, V., Zamri, M., Informasi, S. & Methodist Binjai, S. (n.d.). Pemanfaatan metode forward chaining dalam diagnosa penyakit mata manusia. Jurnal Sains Dan Teknologi Widyaloka, 1(1), 118–134. https://doi.org/10.54593/jstekwid.v1i1.67
Naryanto, R. F., Delimayanti, M. K., Kriswanto, Musyono, A. D. N. I., Sukoco, I. & Aditya, M. N. (2022). Development of a mobile expert system for the diagnosis on motorcycle damage using forward chaining algorithm. Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science, 27(3), 1601–1609. https://doi.org/10.11591/ijeecs.v27.i3.pp1601-1609
Purwasih, R. & Wahyuni, S. (2019). Sistem Pakar Penyakit Kuda Dengan Metoda Certainty Factor. JOISIE Journal Of Information System And Informatics Engineering, 3(Desember).
Putri Indriani, R., Puspitaningrum, R. & Pendidikan Biologi, M. (2019). Kajian Komplikasi Operasi Refraksi Mata Menggunakan Relex-Smile.
Saiyang, B., Rares, L. M. & Supit, W. P. (2021). Kelainan Refraksi Mata pada Anak. Medical Scope Journal, 2(2). https://doi.org/10.35790/msj.2.2.2021.32115
Sembiring, A. S., Sulindawaty, Manahan, O., Napitupulu, M. H., Hasugian, P. S., Riandari, F., Mahdalena Simanjorang, R., Simangunsong, A., Utami, Y. & Sihotang, H. T. (2019). Implementation of Certainty Factor Method for Expert System. Journal of Physics: Conference Series, 1255(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1255/1/012065
Tanjung, R. (2022). Pengaruh Operasi Katarak Terhadap Ketajaman Visual. Jurnal Ilmiah Indonesia, Mei, 2022(5), 559–569. https://doi.org/10.36418/cerdika.v2i5.383
Wiguna, Y., Taufik, F. & Hadi Nasyuha, A. (2022). Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Batu Karang Menggunakan Metode Dempster Shafer. Jurnal Teknologi Sistem Informasi Dan Sistem Komputer TGD), 5(1), 66–75. https://ojs.trigunadharma.ac.id/
Wiyandra, Y., Yenila, F. & Mahessya, A. (2021). Sistem Pakar Kerusakan Sepeda Motor Matic Dengan Metoda Hybrid. Jurnal KomtekInfo, 8(2). https://doi.org/10.35134/komtekinfo.v7i4
Yenila, F. & Wahyuni, S. (2022). Expert System Diagnosing Gastric Disease Using Hybrid Method. Knowbase : International Journal of Knowledge in Database, 2(1), 46. https://doi.org/10.30983/ijokid.v2i1.5662
Yenila, F., Wahyuni, S., Rianti, E., Marfalino, H. & Gusmita, D. (2022). Sistem Pakar Deteksi Hemangioma pada Batita menggunakan Metode Hybrid. Jurnal Informasi Dan Teknologi. https://doi.org/10.37034/jidt.v4i4.250
Yenila, F. & Wiyandra, Y. (2019). Sistem Pakar Ginekologi Dengan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor. JOISIE Journal Of Information System And Informatics Engineering, 3(Desember), 71–78.
Yuldi, E. & Andri, H. (2017). Penerapan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ternak Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining (Studi Kasus : Dinas Peternakan Kabupaten Dharmasraya). http://www.budihermawan.net/?tag=waterfall-
Yusni1*, F. M. A. N. H. T. G. S. N. M. H. (2023). Skrining Gangguan Refraksi Dan Edukasi Tentang Menjaga Kesehatan Mata Selama Masa Pandemi Covid-19 Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Mata Pada Atlet Provinsi Aceh. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 12–12.
Published
2023-07-24
How to Cite
WAHYUNI, Suci et al. SISTEM PAKAR DETEKSI REFRAKSI MATA MENGGUNAKAN METODE HYBRID. JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering), [S.l.], v. 7, n. 1, p. 135-143, july 2023. ISSN 2527-3116. Available at: <https://ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/JOISIE/article/view/3278>. Date accessed: 18 july 2024. doi: https://doi.org/10.35145/joisie.v7i1.3278.
Section
Articles