ANALISIS TINGKAT PERSEPSI KONSUMEN PADA MINAT PENGGUNAAN KARTU E-MONEY
Keywords:
persepsi manfaat, persepsi kemudahan, persepsi risiko, minat penggunaan e-money, Perceived benefits, perceived convinience, perceived risk, intention in using E-moneyAbstract
The emergence of e-money cards as a development of financial technology has not been welcomed by the public. Evidenced by the low level of use of e-money cards. When compared to server-based electronic money, card-based electronic money users are only 1/3 of server-based electronic money users. This phenomenon occurs as a result of many perceptions from the public, especially those who actively use it, such as how useful e-money cards are, whether e-money offers a lot of conveniences, and about the risks that will arise from the use of e-money. The purpose of this study is to look at the effect of perceived benefits, perceived convenience and perceived risk on the interest in using chip-based electronic money cards. The method used is non-probability sampling with purposive sampling technique producing a total sample of 80 respondents. The data analysis technique used is Partial Least Square (PLS). The results showed the better the perception of the benefits and perceptions of the ease of a user towards Mandiri E-Money electronic money cards, the interest in using them will also increase. Vice versa. Unlike the risk perception, it does not in any way affect the intention in using the Mandiri E-Money electronic money card.
Munculnya kartu e-money sebagai perkembangan dari finansial teknologi ternyata masih belum disambut dengan baik oleh masyarakat. Terbukti dengan rendahnya tingkat penggunaan kartu e-money. Jika dibandingkan dengan uang elektronik berbasis server, pengguna uang elektronik berbasis kartu hanya 1/3 dari pengguna uang elektronik berbasis server. Fenomena ini terjadi sebagai akibat dari banyaknya persepsi dari masyarakat terutama yang aktif menggunakannya seperti seberapa bermanfaat kartu e-money, apakah e-money menawarkan banyak kemudahan, dan mengenai resiko-risiko yang akan ditimbulkan dari penggunaan e-money. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihatpengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan dan persepsi risiko terhadap minat penggunaan kartu uang elektronik berbasis chip. Metode yang digunakan yaitu non-probability sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menghasilkan jumlah sampel sebesar 80 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan semakin baik persepsi manfaat dan persepsi kemudahaan seorang pengguna terhadap kartu uang elektronik E-Money Mandiri maka minat dalam menggunakan juga akan semakin meningkat. Begitu pula sebaliknya. Berbeda dengan persepsi risikoyang sama sekali tidak mempengaruhi minat penggunaan kartu uang elektronik E-Money Mandiri.
Downloads
References
Aritonang, Arisman. 2018. “Pengaruh Persepsi Kemudahan dan Persepsi Manfaat Terhadap Minat Menggunakan E-Money (Studi Kasus Pada Pengguna Go- Pay)â€. Jurnal Akuntansi STIE Multi Data Palembang.
Candraditya. 2013. Analisis Penggunaan Uang Elektronik (Studi Kasus Pada Mahasiswa Pengguna Produk Flazz BCA di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro). Jurnal Ekonomi dan Bisnis UNDIP.
Databoks.Katadata.co.id. 2017. “Perkiraan Pembiayaan dan Pengguna Potensial Finanasial Teknologi (Fintech) Indonesia 2015-2019â€. https://databoks.katadata.co.id/. Diakses pada 23 Desember 2019. 13.00 WIB.
Dimitrios I. Maditinos, et al. 2007. Predicting e-commerce purchasing intention in Greece: An extended TAMapproach.https://pdfs.semanticscholar.org/57ef/98786f48b33ef04e90c3857d7ee67f10d124.pdf
Featherman dan Pavlou. 2002. Predicting E-Services Adoption: A Perceived Risk Facets Perspective. International Journal of Human-Computer Studies, 59, 4, 451-474.
Fred D. Davis. 1989. Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly. Vol. 13, No. 3 (Sep., 1989), pp. 319-340. Published by: Management Information Systems Research Center, University of Minnesota. https://www.jstor.org/stable/249008
Ghozali, Imam. 2011. Structural Equation Modeling, Metode Alternatif.dengan Partial Least Square. Edisi
4. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
G. K. Jati, H. M. Manurung and Suyanto. 2012. Discrete cuckoo search for traveling salesman problem. 7th International Conference on Computing and Convergence Technology (ICCCT), Seoul, 2012, pp. 993-997.
G.R. Dowling. 1986. Perceived Risk: The Concept and its Measurement. https://doi.org/10.1002/mar.4220030307
Jafirullah Khan Jebran dan Md. Afzal Hossain. 2012. Consumer’s Perception on General Banking Activities of Commercial Banks: A Study in the Banking Context of Bangladesh. European Journal of Business and Management. ISSN 2222-1905 (Paper) ISSN 2222-2839 (Online)
Vol 4, No.7, 2012. www.iiste.org
Joan, Sitinjak. 2019. “Pengaruh Persepsi Kebermanfaatan dan Persepsi Kemudahan Penggunaan Terhadap Minat Penggunaan Layanan Pembayaran Digital Go- Payâ€. Jurnal Manajemen Vol. 8 No.2.
Khadafi, Muhammad. 2019. “Bayar Tol Pakai QR Code, Kartu Uang Elektronik Bakal Punah?â€. https://finansial.bisnis.com/. Diakses pada 26 November 2019 Pukul 21.00 WIB.
Manullang, Yulia Margaretha. 2018. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi penggunaan Brizzi Bank Rakyat Indonesia di Kota Pekanbaru. JOM FEB, Volume 1 Edisi 1.
Priambodo, Prabawani. 2015. Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan Penggunaan, dan Persepsi Risik Terhadap Minat Menggunakan Layanan Uang Elektronik (Studi Kasus pada Masyarakat di Kota Semarang). Jurnal, Universitas Diponegoro, Semarang.
Ramadhan, Prasetyo dan Irviana. 2016. “Persepsi Mahasiswa dalam Menggunakan E- Moneyâ€. Jurnal Dimanika Ekonomi & Bisnis Vol. 13 No. 2.
Romadloniyah, Prayitno. 2018. Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Daya Guna, Persepsi Kepercayaan, dan Persepsi Manfaat Terhadap Minat Nasabah Dalam Menggunakan E-Money Pada Bank BRI Lamonganâ€. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi Vol III No. 2
Saputro, Sukirno. 2013. Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Kepercayaan, Kecemasan Berkomputer dan Kualitas Layanan Terhadap Minat Menggunakan Internet Banking. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
Sugiyono. 2013. Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Viswanath Venkatesh and Fred D Davis. 2000. A Theoretical Extension of the Technology Acceptance Model: Four Longitudinal Field Studies. Published Online:1 Feb 2000. https://doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926
W.C Izaak dan R. Alit. 2019. The role of servicescape and Perceifed Sacrifice on Loyalty Intentions University Student. 4th International Seminar of Research Month. http://nstproceeding.com/index.php/nuscientech/article/256
Website Resmi Kompasiana. 2019. “Bantu Insklusi Keuangan Negara, Pakai Saja Uang Elektronikâ€. https://kompasiana.com/. Diakses pada 26 November 2019.
Website Resmi Bank Mandiri. 2019. “Nikmati Kemudahan dan Kenyamanan Hidup dengan Mandiri E-Money di setiap Transaksi Harian Andaâ€. https://bankmandiri.co.id/. Diakses pada 30 November 2019. 08.00 WIB.
