PENGARUH VOLUME DAN NOMINAL TRANSAKSI E-MONEY TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

Penulis

  • Ida Margareta Nainggolan Universitas Sangga Buana YPKP
  • Erna Garnia Universitas Sangga Buana Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan

DOI:

https://doi.org/10.35145/procuratio.v9i2.960

Kata Kunci:

Nominal Transaction, Volume Transaction, E-Money, Inflation, Nominal Transaksi, Volume Transaksi, Inflasi

Abstrak

The increase in volume and nominal value of E-Money transactions during the Covid-19 pandemic was due to government policies to reduce the use of cash. This study aims to determine the effect of volume and nominal value of E-Money transactions on inflation in Indonesia. The population of this research is all transactions of E-Money products that have received permission from Bank Indonesia (BI) as of May 27, 2020. The sampling technique is using saturated sampling, where the entire population is used as the research sample. This study uses multiple linear regression with the data period January 2019 - August 2020. The results show that the volume and nominal value of E-Money transactions have a significant effect both partially and simultaneously on inflation in Indonesia. The implication of the research results is expected to become a reference for the relevant authorities in stabilizing the inflation rate.

Peningkatan volume dan nominal transaksi E-Money pada masa pandemi Covid-19 dikarenakan kebijakan pemerintah untuk mengurangi pemakaian uang cash. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh volume dan nominal transaksi E-Money terhadap inflasi di Indonesia. Populasi penelitian ini adalah seluruh transaksi produk E-Money yang telah mendapat izin dari Bank Indonesia (BI) per tanggal 27 Mei 2020. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan sampling jenuh, dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan periode data Januari 2019 – Agustus 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume dan nominal transaksi E-Money berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap inflasi di Indonesia. Implikasi hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan untuk otoritas terkait dalam menstabilkan laju inflasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Badan Pusat statistik. (2020). Konsep Inflasi. https://www.bps.go.id.
Bank Indonesia. (2018). Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/6/PBI/2018 tentang Uang Elektronik. https://www.bi.go.id.
Hariyanti, D., & Soeharjoto. (2020). Pengaruh Ekonomi Global dan Domestik Terhadap Inflasi di Indonesia. Ekonika : Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri, 5(1), 64–76. https://doi.org/10.30737/ekonika.v5i1.453
Nur, E. M. (2012). Konsumsi Dan Inflasi Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi, 1(1), 55–77.
Octabriyantiningtyas, D., Suryani, E., & Jatmiko, A. R. (2019). Modeling Customer Satisfaction with the Service Quality of E-Money in Increasing Profit of PT. Telekomunikasi Indonesia. Procedia Computer Science, 161, 943–950. https://doi.org/10.1016/j.procs.2019.11.203
Pristyadi, B., & Sukaris. (2019). Pengantar Teori Ekonomi Makro (1st ed.). Indomedia Pustaka.
Rahmayuni, S. (2018). Pengaruh E-Money dan E-Commerce Terhadap Tingkat Inflasi. Jurnal Sebatik, 148–152.
Rohaya, R., & Wahid, N. A. (2014). Pengaruh Stabilitas Uang Kertas Terhadap Inflasi Ditinjau Menurut Fiqh Muamalah. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 3(1), 56–79. https://doi.org/10.22373/share.v3i1.1055
Sunardi, N., & Ula, L. N. R. (2017). Pengaruh BI Rate, Inflasi Dan Kurs Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Jurnal SEKURITAS (Saham, Ekonomi, Keuangan Dan Investasi), 1(2), 27–41.
Tim Penulis Laporan Triwulanan Bank Indonesia. (2015). Analisis Triwulanan : Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulanan IV - 2014. JOURNAL BULETIN OF MONETARY ECONOMICS AND BANKING, 17(3), 261–278.
Zunaitin, E., W, R. N., & P, F. W. (2017). Pengaruh E-money Terhadap Inflasi di Indonesia. Journal Ekuilibrium, II(1), 18–23.

Unduhan

Diterbitkan

2021-06-30