Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan Safety Stock dan Reorder Point (Studi Kasus : PT. Sinar Glassindo Jaya)

Authors

  • Delpiero Ryando Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia
  • Wilda Susanti Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia

Keywords:

TOTO, EOQ, Safety Stock, Reorder Point, Prediksi

Abstract

PT Sinar Glassindo Jaya adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penjualan
produk Toto yang berada di Pekanbaru. PT Sinar Glassindo Jaya belum menerapkan
perhitungan ilmiah dalam mengelola stock barang. Penentuan pemesanan masih bersifat
statis dengan mengacu pada jumlah permintaan tetap setiap bulannya bahkan terkadang
hanya berdasarkan estimasi karyawan. Penerapan sistem seperti ini berdampak terhadap
pengelolaan stock. Perusahaan tidak mampu memprediksi jumlah stock yang harus
tersedia selama waktu tunggu pemesanan barang. Kelebihan dan kekurangan stock selama
waktu tunggu dapat menimbulkan dampak tersendiri. Kekurangan stock menyebabkan
tidak terpenuhinya permintaan konsumen yang berdampak pada penurunan kepercayaan
dan berpotensi berpindah pada perusahaan kompetitor. Sedangkan apabila kelebihan stock
maka berdampak terhadap meningkatnya biaya operasional khususnya penyimpanan
barang. Oleh karena itu, solusi yang dapat diterapkan untuk memprediksi jumlah stock
yang harus tersedia, reorder point dan jumlah stock yang haru dipesan adalah dengan
menerapkan metode Economic Order Quantity (eoq). EOQ adalah sebuah metode untuk
menentukan sejumlah produk yang harus dipesan untuk setiap kali pesan dengan biaya
paling rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun aplikasi dengan
menerapkan metode EOQ yang berguna untuk mengolah data pembelian menjadi
informasi yang berguna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Hidayanto & Taufik (2007). Analisis Perbandingan
Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Pendekatan
Model EOQ dan JIT/EOQ. Jurnal Teknologi Industri, Vol.
XI, No. 4, Oktober : 315-322.
[2] Jogiyanto, H.M. (2008). Analisis dan Desain Sistem
Informasi. Yogyakarta : Andi Offset.
[3] Nugroho, Adi. (2011). Perancangan dan Implementasi
Sistem Basis Data. Yogyakarta : Andi Offset.
[4] Rangkuti, Freddy. (2004). Manajemen Persediaan. PT Raja
Grafindo Persada: Jakarta.
[5] Rahadian, Hadi. (2003). Membuat Laporan dengan Crystal
Report 8.5 dan Visual Basic 6.0. PT Elex Media
Komputindo : Jakarta.
[6] Rosa dan Shalahuddin. (2015). Rekayasa Perangkat Lunak
Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung : Informatika
Bandung.
[7] Tantra, Rudy. (2012). Manajemen Proyek Sistem Informasi.
Yogyakarta : Andi Offset.
[8] Yahya, Kurnia dan Nasrudin. (2013). Sistem Pendukung
Keputusan Penentuan Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus
: PT. Makassar Mega Prima). Skripsi. Makassar
[9] Hendra, Kartika. (2009). Manajemen Persediaan, Sf
Community’sBlog.
http:kartikahendra.blogspot.com/2009/05/manajemenperse
diaah.html. Diakses Tanggal 22 September 2018
[10] http:www.ilmukomputer.com, Diakses Tanggal 22
September 2018
[11] http:miraniacarolina.blogspot.co.id/2012/04/pengertian-
sdlc-dan-penjelasan-fase.html Diakses Tanggal 22
September 2018

Downloads

Published

2019-07-22

Issue

Section

Articles