Metode Dempster Shafer untuk Mendeteksi Penyakit Mental Disorder: Skizofrenia dan Psikotik

Penulis

  • Silvia Angelia Gozali Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia
  • Deny Jollyta Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia

Kata Kunci:

Mental Disorder, Skizofrenia, Psikotik, Sistem Pakar, Dempster Shafer, Web

Abstrak

Psikis seorang manusia sangat rentan terkena gangguan yang sering disebut dengan gangguan jiwa (mental disorder). Mental Disorder adalah suatu perubahan pada fungsi jiwa yang menimbulkan penderitaan pada individu dan hambatan dalam melaksanakan peran sosial. Penyakit skizofrenia dan psikotik merupakan bagian dari Mental Disorder yang masuk ke dalam kategori gangguan jiwa berat. Umumnya kedua jenis penyakit ini terdapat pada masyarakat umum yang dimulai dengan gejala sangat sederhana yang sebenarnya dapat dideteksi lebih dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi gejala awal skizofrenia dan psikotik menggunakan sistem pakar dengan metode Dempster Shafer. Masyarakat sebagai pengguna dapat mengakses aplikasi melalui web untuk mempelajari gejala dan tingkatannya melalui nilai kepercayaan hasil pengolahan Dempster Shafer. Hasil penelitian ini mampu memberikan perhitungan lengkap, gejala, dan penjelasan mengenai solusi yang mungkin dapat dilakukan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] D. Ayuningtyas, M. Misnaniarti, and M. Rayhani, “ANALISIS SITUASI KESEHATAN MENTAL PADA MASYARAKAT DI INDONESIA DAN STRATEGI PENANGGULANGANNYA,” J. Ilmu Kesehat. Masy., vol. 9, no. 1, pp. 1–10, 2018.
[2] W. H. Organization, Mental Health Action Plan 2013-2020. 2013.
[3] W. H. Organization, Depression and Other Common Mental Disorders Global Health Estimates. 2017.
[4] M. D. Sinaga and N. S. B. Sari, “Penerapan Metode Dempster Shafer Untuk Mendiagnosa Penyakit Dari Akibat Bakteri Salmonella,” Cogito Smart J., vol. 2, no. 2, pp. 94–107, 2016.
[5] O. Novera, D. Pribadi, and R. Nugraha, “PENERAPAN METODE DEMPSTER SHAFER UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT ( ISPA ) PADA ANAK,” in SNIPTEK 2016, 2016, pp. 113–122.
[6] N. S. B. Sari and M. D. Sinaga, “Penerapan Metode Dempster Shafer Untuk Mendiagnosa Penyakit Dari Akibat Bakteri Treponema Pallidum,” CSRID J., vol. 9, no. 3, pp. 180–189, 2017.
[7] T. Puspitasari, B. Susilo, and F. C. Farady, “IMPLEMENTASI METODE DEMPSTER-SHAFER DALAM SISTEM PAKAR DIAGNOSA ANAK TUNAGRAHITA BERBASIS WEB,” J. Rekursif, vol. 4, no. 1, pp. 1–13, 2016.
[8] D. Hastari and F. Bimantoro, “Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Gangguan Mental Anak Menggunakan Metode Dempster Shafer,” J-COSINE, vol. 2, no. 2, 2018.
[9] S. Aprilla, M. T. Furqon, and M. A. Fauzi, “Klasifikasi Penyakit Skizofrenia dan Episode Depresi Pada Gangguan Kejiwaan Dengan Menggunakan Metode Support Vector Machine ( SVM ),” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 11, pp. 5611–5618, 2018.
[10] R. L. Morgan et al., “occupational health,” HHS Public Access, vol. 1, no. 7, pp. 611–616, 2017.
[11] J. Dou, H. Yamagishi, R. Pourghasemi, and A. P. Yunus, “An integrated artificial neural network model for the landslide susceptibility assessment of Osado Island, Japan,” Nat. Hazards, no. May, p. 31, 2015.
[12] Herry and D. Jollyta, “Sistem Pakar Pemilihan Laptop Metode Forward Chaining dan Certainty Factor,” J. Mhs. Apl. Teknol. Komput. dan Inf., vol. 1, no. 1, pp. 7–11, 2019.
[13] N. S. Nyoman and A. Hajjah, “Aplikasi Menentukan Bakat Anak Berdasarkan Kepribadian Menggunakan Metode Forward Chaining,” J. Mhs. Apl. Teknol. Komput. dan Inf., vol. 1, no. 1, pp. 52–57, 2019.
[14] Y. M. Nora and W. K. Joni, “Perancangan Sistem Pakar Untuk Menentukan Kelas Pada,” J. Inf. Syst. Informatics Eng., vol. 2, no. 2, pp. 7–15, 2018.
[15] L. Endang and E. A. Ully, “SISTEM PAKAR DENGAN METODE DEMPSTER SHAFER UNTUK DIAGNOSIS GANGGUAN LAYANAN INDIHOME DI PT TELKOM MAGELANG,” Khazanah Inform., vol. 3, no. 1, pp. 16–24, 2017.
[16] C. Susanto, “Aplikasi Sistem Pakar untuk Gangguan Mental pada Anak dengan Metode Certainty Factor,” Pekommas, vol. 18, no. 1, pp. 27–36, 2015.
[17] S. Mohr, L. Borras, C. Betrisey, and B. Pierre-yves, “Delusions with Religious Content in Patients with Psychosis : How They They Interact with Spiritual Coping,” Psychatry, vol. 73, no. 2, p. 171, 2010.
[18] Y. Kurniawan and I. Sulistyarini, “Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Komunitas SEHATI ( Sehat Jiwa dan Hati ) Sebagai Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Masyarakat,” INSAN, vol. 1, no. 2, pp. 112–124, 2016.

Diterbitkan

2019-12-17

Terbitan

Bagian

Articles