ANALISIS Z-SCORE DAN RASIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BEI

Authors

  • Harry P Panjaitan STIE Pelita Indonesia
  • Anthony Anthony STIE Pelita Indonesia

Keywords:

CR, ITR, TATO, ICR, ROA, ROE, Z-Score Altman, Telecommunication Company, Perusahaan Telekomunikasi

Abstract

The Purpose of this research is to provide empirical evidence of company performance, company bankcruptcy rate and the influence of financial ratios that affect Z-Score Altman on Telecommunication Company listed in Indonesian Stock Exchage from 2010 to 2015. The population in this research are 6 company and using purposive sampling method, there are 5 company sample to use in this research. The research hypothesis were tested using descriptive analysis for image of company performance and company bankcrupty rate also using multiple linear regression analysis to see influence of financial ratios which consist of CR, TATO, LTDE, ICR, NPM and ROA that affect Z-Score Altman. The result of research from descriptive analysis, the company that have good performance and low bankcruptcy rate is PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. And from multiple linear regression, CR and ROA have significant influence to Z-Score Altman. TATO, LTDE and ICR didn’t have significant influence to Z-Score Altman. The rest which consist of QR and NPM were eliminate from research because this research data has multicolinearity.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang kinerja perusahaan, tingkat kebangkrutan dan pengaruh rasio keuangan terhadap nilai Z-Score Altman pada perusahaan Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2010 sampai tahun 2015. Populasi pada penelitian ini sebanyak 6 bh perusahaan dan dengan metode purposive sampling, terdapat 5 bh perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk memperoleh gambaran kinerja dan tingkat kebangkrutan perusahaan serta analisis regresi linear berganda untuk melihat hubungan antara rasio keuangan yaitu CR, QR, TATO, LTDE, ICR, NPM dan ROA terhadap nilai Z-Score Altman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan terbaik dengan tingkat kebangkrutan perusahaan terendah adalah PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. .Dari hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh CR dan ROA berpengaruh signifikan terhadap nilai Z-Score Altman. Sedangkan TATO, LTDE dan ICR tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai Z-Score Altman. Sisanya QR dan NPM dikeluarkan dari penelitian karena data pengujian mengalami multikoloniaritas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmita, Rahardjo. 2008. Pengembangan Wilayah Konsep dan Teori. Penerbit Graha Ilmu. Jakarta.
Alvina. 2010. Perbandingan Potensi Kebangkrutan, Sesudah Krisis Global Pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI. Jurnal Bisnis Pelita Indonesia Vol 1. No. 1 Maret 2012.
Edison. 2013. Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Return on Equtiy Ratio, Inventory Turnover Ratio dan Gross Profit Margin Ratio Terhadap Kondisi Financial Distress Perusahaan. Jurnal Bisnis Akuntansi Vol. 15, No. 1a. November 2013, Hal 15-28.
Ellen dan Juniarti. 2013. Penerapan Good Corporate Governance, Dampaknya Terhadap Prediksi Financial Distress Pada Sektor Aneka Industri dan Barang Konsumsi. Business Accounting Review, Vol 1 No. 2 tahun 2013. (http://studentjournal.petra.ac.id/index.php/akuntansi-bisnis/article/view/475/413)
Ghozali, Imam. 2009. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Edisi Keempat. Penerbit Universitas Diponegoro. Jakarta.
Hasniawati, Amailia Putri. BTEL dan FREN Masih Menderita Kerugian. 18 September 2016. http://m.kontan.co.id/news/btel-dan-fren-masih-menderita-kerugian.

Indonesian Commercial Newsletter ED Maret 2011. PT. Data Search Indonesia, Jakarta. (http://www.datacon.co.id/Telekomunikasi-2011Daftar.html).
Indriyati, Irma Thisca. 2010. Analisis Laporan Keuangan dan Penggunaan Z-Score Altman untuk Memprediksi Tingkat Kebangkrutan Perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2008. Thesis. Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret. Surakarta. (https://eprints.uns.ac.id/3968/) – 18 Agustus 2016
Kompas Tekno Team. Operator Optimalkan Teknologi 3G. 02 Oktober 2016. http://tekno.kompas.com/read/2013/05/27/03081059/
Kurnia, Hidayat dan Nuzula. 2013. Analisis Laporan Keuangan dalam Memprediksi Kebangkrutan pada Perusahaan Manufaktur (Studi pada 3 Perusahaan Plastik dan Kemasan yang Listing dan 1 Perusahaan Delisting di BEI periode 2009-2012). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 22 No. 1 edisi Mei 2015.
Madura, Jeff. 2007. Pengantar Bisnis, Edisi Empat, Terjemahan. Penerbit Salemba Empat. Jakarta.
Margono. 2008. Metodologi Penelitian. Rhineka Cipta. Jakarta
Prastowo, Dwi dan Rifka Julianty. 2010. Analisa Laporan Keuangan : Konsep dan Aplikasi Edisi Revisi. YKPN. Yogyakarta.
Prihadi, Toto. 2010. Analisis Laporan Keuangan. Ppm Manajemen, Jakarta.
Rayana, Uday. Siapa Operator dengan Jumlah Pelanggan 4G Terbanyak. 18 November 2015. http://selular.id/news/2015/11/siapa-operator-dengan-jumlah-pelanggan-4g-terbanyak/.
Ridwan S., Inge Barlian, dan Dharma Putra Sundjaja. 2010. Manajemen Keuangan 2 Edisi Keenam. Literata Lintas Media. Jakarta.
Sianturi, Sri Rezeki. 2008. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Esther Seafood. Skripsi. Fakultas Pertanian. Institute Pertanian Bogor. Bogor. (http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/2882) – 19 Agustus 2016.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Jakarta.
Wild, Jhon. J dan K. R. Subramanyam. 2010. Analisis Laporan Keuangan. Salemba Empat. Jakarta.

Published

2017-06-30