PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING DAN ACTIVITY BASED MANAGEMENT PADA JASA EKSPEDISI CV. SIANTAR PRATAMA TRANS
DOI:
https://doi.org/10.35145/bilancia.v7i3.2395Kata Kunci:
Service, Expedition, Activity Based Costing, Activity Reduction, Jasa, EkspedisiAbstrak
ABSTRACTThe study was conducted to evaluate the activities of non-value adding companies using Activity Based Costing and Activity Based Management. Using sales, cost and activity data obtained from observations and interviews, then processed and analyzed using Activity Based Costing and Activity Based Management to carry out activity efficiency that does not provide added value for expedition services. The first step in research was to calculate the cost of production of expedition services using Activity Based Costing, the next step was to evaluate non-value adding activities. The results of the study found that HP rental calculations based on the ABC method with the aim of Jogja, Balaraja, Bali, Denpasar, Citereup, and Cibitung experienced undercosting. By using ABM shows the result that is the difference in cost between the traditional method with ABC and ABM. The conclusion of this study is that the ABC method can be used to perform cost efficiency and the ABM method can be applied with the aim of evaluating activities without reducing the quality of expedition services.
Keywords: Services, Expedition, Activity Based Costing (ABC), Activity Reduction.
ABSTRAK
Penelitian dilakukan untuk melakukan evaluasi pada aktivitas perusahaan yang bukan penambah nilai menggunakan Activity Based Costing dan Activity Based Management. Menggunakan data penjualan, biaya dan aktivitas yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara kemudian diolah dan dianalisa menggunakan Activity Based Costing dan Activity Based Management untuk melakukan efisiensi aktivitas yang tidak memberikan value added bagi jasa ekspedisi. Langkah awal yang dilakukan pada peneletian yaitu dengan melakukan perhitungan pada biaya produksi jasa ekspedisi menggunakan Activity Based Costing, langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi pada aktivitas bukan penambah nilai. Hasil penelitian ditemukan perhitungan HP sewa berdasarkan metode ABC dengan tujuan Jogja, Balaraja, Bali, Denpasar, Citereup, dan Cibitung mengalami undercosting Berdasarkan hasil perhitungan metode ABC maka dapat dilakukan evaluasi pada aktivitas dengan menggunakan metode ABM. Dengan menggunakan ABM menunjukkan hasil yaitu selisih biaya antara metode tradisional dengan ABC dan ABM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode ABC dapat digunakan untuk melakukan efisiensi biaya dan metode ABM dapat diterapkan dengan tujuan untuk melakukan evaluasi pada aktivitas tanpa mengurangi kualitas jasa ekspedisi.
Kata Kunci: Jasa, Ekspedisi, Activity Based Costing (ABC), Activity Reduction
Unduhan
Referensi
Aulia, K. P. (2018). USULAN MODEL PERHITUNGAN HARGA POKOK JASA.
Garrison, N. B. (2006). Managerial Accounting. Jakarta: Salemba Empat.
Gunasekaran. (2015). Activity-Based Management In A Small Company: A Case Study. Islahuzzaman. (2011). Activity Based Costing Teori dan Aplikasi. Alfabeta,Bandung.
KBBI. (2022, Juli 18). KBBI . Retrieved from https://kbbi.web.id/ekspedisi
Kocakulah, M. C. (2017). Activity-Based Costing: Helping Small and Medium-Sized Firms Achieve. J Account Mark.
Mulyadi. (2005). Akuntansi Biaya Edisi 5. Jogjakarta: Aditya Media.
Mulyadi. (2007). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Jakarta: Salemba Empat. Mulyadi. (2008). Akuntansi Biaya. Yogyakarta: Aditya Media.
Mursyidi. (2008). Akuntansi Biaya – Activity Based Cost System. Bandung: Refika Aditama.
Nurhayati. (2004). Perbandingan Sistem Biaya Tradisional Dengan Sistem Biaya ABC. USU Digital Library.
Press, O. U. (2016). A Dictionary of Business and Management. United Kingdom. Salman, K. R. (2016). Akuntansi Biaya Edisi 2. Jakarta: Indeks.
Satria, M. (2016). Perbandingan Sistem Biaya Tradisional. Competitive.
Sitorus, M. H. (2014). PENERAPAN ACTIVITY BASED MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN
EFISIENSI. Jurnal Emba.
Supriyono. (1999). Akuntansi Biaya. In Supriyono, Akuntansi Biaya (p. 357). Yogyakarta: BPFE- YOGYAKARTA.
Surjadi, L. (2013). Akuntansi Biaya. Jakarta: Indeks.
