PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KEPEMILIKAN PUBLIK, INVESTMENT OPPORTUNITY SET (IOS) DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KUALITAS LABA: VOLUNTARY DISCLOSURE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Kata Kunci:
Institutional Ownership, Public Ownership, Investment Opportunity Set, Company Size, Quality of Earnings, Voluntary Disclosure, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Publik, Ukuran Perusahaan, Kualitas LabaAbstrak
This study aims to provide empirical evidence of the influence of institutional ownership, public ownership, investment opportunity set and firm size to quality of earnings by voluntary disclosure as intervening variable.The population of this study is a manufacturing company listed on the Indonesia Stock Exchange in 2009 until 2014. Temporary sample of 95 companies. To test the intervening variable used path analysis method (Path Analysis). The results of this studycan be seen that there is influence of variables Institutional ownership of quality of earnings. The result of this research can be known that there is influence of variable of public ownership to quality of earnings. The result of research can be seen that there is no influence between investment opportunity set variable to quality of earnings. The results can be seen that there is no influence of variable size of the company affect the quality of earnings. Voluntary disclosure effect on quality of earnings. Institutional ownership on quality of earnings through voluntary disclosure. There is no influence Public ownership of quality of earnings through voluntary disclosure. There is no effect of Opportunity Set on quality of earnings through voluntary disclosure. And there is influence of company size variable to quality of earnings through voluntary disclosure.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan publik, investment opportunity set dan ukuran perusahaan terhadap kualitas laba dengan voluntary disclosure sebagai variabel intervening. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2014. sampel sebanyak 95 perusahaan. Untuk menguji variabel intervening digunakan metode analisis jalur (Path Analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabelkepemilikan institusional terhadap kualitas laba.Hasil penelitian dapat diketahui terdapat pengaruh variabelkepemilikan publikterhadap kualitas laba.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh antara variabelinvestment opportunity setterhadap kualitas laba. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa variabelukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kualitas laba.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa voluntary disclosure berpengaruh terhadap kualitas laba.Kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kualitas laba melalui voluntary disclosure.Kepemilikan publik tidak berpengaruh terhadap kualitas laba melalui voluntary disclosure.Tidak terdapat pengaruh investmentopportunity setterhadap kualitas laba melalui voluntary disclosure. Dan terdapat pengaruh variabelukuran perusahaan terhadap kualitas laba melalui voluntary disclosure.
Unduhan
Referensi
Adriani, Irma. 2011. “Pengaruh Investment Opportunity Set dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Kualitas Laba dan Nilai Perusahaanâ€. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Semarang.
Ainun, Naim dan Fuad Rahman.2000.Analisis Hubungan antara Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan dengan Struktur Modal dan Tipe Kepemilikan Perusahaan.Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol. 15 No. 1.
Baron, R. M., & Kenny, D. A. 1986.The moderator mediator variable distinction in social psychological research: Conseptual, strategic, and statistical considerations. Journal of Personality and Social Psychology, 51, 1173-1182.
Boediono, Gideon Setyo B., 2005. “Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Dan Dampaknya Pada Kualitas Labaâ€. Jurnal Akuntansi th IX/03/September.
Chandra, Virda. 2013. “Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Perusahaan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.Jensen & Meckling. 1976. “The Agency Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Cost, and Ownership Structureâ€. Journal of Financial Economics 3, p.305-360.
Chtourou, Sonda Marrakchi, Jean Bedard dan Lucie Courteau. 2001. “Corporate Governance and Earnings Managementâ€. Working Paper, April.
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hartono, Jogiyanto. 2002, “Teori Portofolio dan Analisa Investasiâ€, Edisi pertama, Yogyakarta, BPFE.Kothari S.P. and R.G. Sloan. 1999. “Information in Prices about Future Earnings: Implications for Earnings Response Coefficientâ€. Journal of Accounting and Economics 15, p.143-171.
Hikmah, dkk. 2011. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan Corporate Governance dalam Laporan Tahunan Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. SNA 14.Universitas Lampung Mangkurat Banjarmasin.
Khomsiyah.2005. Analisis Hubungan Struktur dan Indeks Corporate Governance Dengan Kualitas Pengungkapan.Disertasi S-3 Fakultas Ekonomi UGM.Yogyakarta.
Murwaningsari, Etty. 2008. Pengujian Simultan: Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Earning Response Coefficient (ERC). Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti.
Rachmawati, Andri & Triatmoko, Hanung. 2007. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Laba dan Nilai Perusahaanâ€. Seminar Nasional Akuntansi X. Hlm 1-26.
Rahayu, Sovi Iswanti. 2008. “Pengaruh Tingkat Ketaatan Pengungkapan Wajib dan Luas Pengungkapan Sukarela terhadap Kualitas Labaâ€. Simposium Nasional Akuntansi XI. Pontianak:1-29.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wijayanti, Ratna. 2013. “Leverage dan Firm Size terhadap Earning Response Coefficient (ERC) dengan VoluntaryDisclosure sebagai Variabel Intervening. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 2.Agustus 2013.
