ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN BANK UMUM YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2016

Authors

  • Yusrizal Yusrizal STIE Pelita Indonesia
  • Luciana Fransisca STIE Pelita Indonesia

Keywords:

Bank, Bankruptcy, Bank's financial ratios, Altman Z-Score, Kebangkrutan, Rasio keuangan bank

Abstract

This study aims to examine the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR), Operating Efficiency (BOPO), Non Performing Loan (NPL) and Loan to Deposit Ratio (LDR) against bankruptcy probability of Banking.The data used in this research is obtained from the published Financial Statement and Annual Report of Bank. Banking Companies listed on IDX. While the population in this study are all commercial banks in Indonesia listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2012, 2013, 2014, 2015, 2016. By using purposive sampling method obtained a sample of 24 banks. The analysis used the Altman Z-Score method. Altman Z-Score model test shows that CAR, NPL, and BOPO variables significantly positively affect the probability of bankruptcy banking. While the LDR variable has no significant effect on the probability of bankruptcy banking.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengujian pengaruh antara variabel Capital Adequancy Ratio (CAR), Efisiensi Operasi (BOPO), Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap probabilitas kebangkrutan Perbankan. Penelitian ini menggunakan yang diperoleh dari Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan Bank yang dipublikasikan oleh Perusahaan Perbankan yang tercatat di BEI periode 2012 - 2016. Sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank umum di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012, 2013, 2014, 2015, 2016. Sistem pengambilan sampel adalah dengan menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria diperoleh sampel sebanyak 24 bank. Analisis yang digunakan menggunakan metode Altman Z-Score. Berdasarkan hasil uji model Altman Z-Score memperlihatkan bahwa variabel CAR, NPL, dan BOPO secara signifikan positif berpengaruh terhadap probabilitas kebangkrutan perbankan. Sedangkan variabel LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap probabilitas kebangkrutan perbankan Bank umum pada periode 2012-2016.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almilia, Luciana Spica dan Winny Herdiningtyas.2005. Analisis Rasio CAMEL Terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah Pada Lembaga Perbankan Periode 2000-2002. Jurnal Akuntansi dan KeuanganVol 7 No.2. Nopember 2005.
Bank Indonesia. 2001. Surat Ederan Bank Indonesia Nomor 3/30/DPNP Tentang Transparansi Kondisi Keuangan Bank tanggal 14 Desember 2001. http://www.bi.go.id. diakses 14 September 2017
Bank Indonesia. 2004. Surat Ederan Bank Indonesia Nomor 6/23/DPNP Tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. http://www.bi.go.id.Diakses 14 September 2017
Dendawijaya, Lukman. 2009. Manajemen Perbankan.Edisi kedua .Ghalia Indonesia. Bogor
Siamat,Dahlan. Manajemen Lembaga Keuangan (Jakarta: Intermedia. 2010)
Dany, Ismanu. 2011. Kinerja Pansus Bank Century dalam Perspektif Pers Daerah (Analisis Framing Terhadap Teks Tajuk Rencana Harian Jawa Pos Dalam Mengkonstruksi Kinerja Panitia Khusus Hak Angket Bank Century). Skripsi Program Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya. Yogyakarta (Tidak Dipublikasikan).
Haryati, S. 2006. Studi tentang Model Prediksi tingkat Kesehatan Bank Umum Swasta Nasional Indonesia. Ventura. Vol9 No.3. Desember 2006, pp 1-19
Kurniasari, Christiana. 2013. Analisis Pengaruh Rasio CAMEL Dalam Memprediksi Financial Distress Perbankan Indonesia . Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang
Pifer dan Meyer. 1970. Prediction of Bank Failures. Journal of Finance. September, pp 853-868
Martono. 2010. Bank dan Lembaga Keuangna. Yogyakarta : Ekonomi
Mintarti, Sri. 2007. Implikasi Proses Take Over Bank Swasta Nasional Go Public terhadap Tingkat Kesehatan dan Kinerja Bank
Mulyaningrum, Penni. 2008. Pengeruh rasio Keuang Terhadap Kebangkrutan Bank di Indonesia. Thesis Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi Universitas Diponegoro. Semarang(Tidak Dipublikasikan)
Nugroho, Vidyarto. 2012. Pengaruh CAMEL dalam Memprediksi Kebangkrutan Bank. Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanegara Jakarta.
Prihadi, Toto. 2010.Analisis Laporan Keuangan.Ppm Manajemen.Jakarta
Rudianto. 2013. Akuntansi Manajemen Informasi Untuk Pengembalian Keputusan Strategis. Erlangga: Jakarta.
Slamet, Riyadi. 2008. Banking Assets and Liability Management (Edisi Ketiga).Lembaga Penerbit FE-UI: Jakarta.
Suharman, H. 2007. Analisis Risiko Keuangan untuk Memprediksi Tingkat Kegagalan Usaha Bank. Jurnal Imiah ASET, Vol. 9No. 1 Februari
Sudarno dan Wicaksana, Rizki Ludy. 2011. Analisis Pengaruh Rasio CAMEL Terhadap Kondisi Bermasalah Pada Sektor Perbankan di Indonesia, Thesis Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi Universitas Diponegoro. Semarang (tidak dipublikasikan)
Suharman, H. (2007). Analisis Risiko Keuangan untuk Memprediksi Tingkat Kegagalan Usaha Bank. Jurnal Imiah ASET. Vol. 9, No. 1 Februari
Taswan 2010. Manajemen Perbankan Konsep. Teknik dan Aplikasi. Edisi II. Yogyakarta: UPP STIM YKPN
Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 1998Tentang Kepailitan, Diakses 14 September2017
Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2004Tentang Kepailitan dan Penundaan Pembayaran Utang, Diakses 14 September 2017.
Wimboh, Santoso, et.al. 2004. Model Prediksi Kebangkrutan Umum Di Indonesia. Banking Research and Regulation. Bank Indonesia
www.idx.co.id

Published

2018-12-22

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>