Perbandingan Metode SES dan SMA Dalam Peramalan Data Covid
Abstract
Sejak awal tahun 2020 wabah pandemik COVID-19 melanda dunia, tak terkecuali Indonesia. Wabah tersebut disebabkan oleh golongan virus corona yaitu, SARS-CoV-2 yang pertama kali muncul di bulan Desember pada tahun 2019. Menurut Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Panddu Riono, virus corona jenis SARS-CoV-2 sebagai penyebab COVID-19 itu sudah masuk ke Indonesia sejak bulan Januari tahun 2020. Namun, COVID-19 pertama kali terkonfirmasi di Indonesia pada 2 Maret 2020 dan per 25 Maret telah terjadi secara kumulatif sebanyak 790 kasus terkonfirmasi positif, diantaranya 58 meninggal, 31 sembuh, dan 701 dalam perawatan. Dari kasus tersebut, maka peneliti melakukan penelitian untuk memperoleh metode yang bisa meramalkan penambahan kasus COVID-19 di Pekanbaru. Peramalan adalah suatu teknik analisa perhitungan yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif untuk memperkirakan kejadian dimasa depan dengan menggunakan referensi data-data di masa lalu. Exponential smoothing adalah suatu metode peramalan rata-rata bergerak yang memberikan bobot secara eksponensial atau bertingkat pada data-data terbarunya sehingga data-data terbaru tersebut akan mendapatkan bobot yang lebih besar. Moving Average adalah salah satu metode peramalan bisnis yang sederhana dan sering digunakan untuk memperkirakan kondisi pada masa yang akan datang dengan menggunakan kumpulan data-data masa lalu (data-data historis).


