ANALISIS REAKSI PASAR MODAL DALAM PERUBAHAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) MASA PEMERINTAHAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) PADA SEKTOR TRANSPORTASI MENGGUNAKAN METODE EVENT STUDY
Kata Kunci:
Event study, Purposive Sampling, Abnormal Return, Trading Volume ActivityAbstrak
This study was conducted to determine the existence and difference of abnormal return and to determine the difference of Trading Volume Activity (TVA) that occurred during the reign of SBY. The research period was 75 days of exchange which consisted of 65 days of estimated period and 10 days of window period. Samples were taken using purposive sampling technique and the numbers of samples used were different for each event. The population included 33 companies in transportation sector in Indonesia Stock Exchange. The analysis techniques used were one sample t test, abnormal return paired difference test, and Trading Volume Activity (TVA) paired difference test. The research result showed that abnormal return existed on each event. For every event occurred, neither abnormal return nor trading volume activity (TVA) have significant difference in abnormal return.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya abnormal return, untuk mengetahui adanya perbedaan abnormal return yang terjadi dan untuk mengetahui adanya perbedaan Trading Volume Activity (TVA) yang terjadi pada masa pemerintahan SBY. Periode penelitian yang digunakan adalah 75 hari bursa, terdiri atas periode estimasi selama 65 hari dan 10 hari periode jendela. Sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling.Sampel yang diambil untuk setiap event berbeda jumlahnya. Populasi berjumlah 33 perusahaan untuk sektor transportasi yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis yang digunakan adalah uji t satu sampel, uji beda berpasangan abnormal return, dan uji beda berpasangan Trading Volume Activity. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya abnormal return pada setiap eventnya. Pada setiap event yang terjadi tidak terdapat perbedaan abnormal return yang signifikan, dan juga tidak terdapat perbedaan Trading Volume Activity (TVA) yang signifikan.
Unduhan
Referensi
Christian,Ivan. 2004. Reaksi Investor Atas Pengumuman Deviden Terhadap Abnormal Return dan Volume Perdagangan Saham.
Forum Logistik Indonesia, 2012, Tarif transportasi barang bisa naik,https://www.linkedin.com/groups/Tarif-Transportasi-Barang-Bisa-Naik-4235247.S.103323048diakses pada tanggal 18 November 2014.
Handoko, S. dan Susilo,S. (2000). Dampak Penurunan Subsidi BBM Terhadap Kinerja Sektoral dan Regional.Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia.
Hikmah, Utami Nur. 2010. Pengaruh Pengumuman Kenaikan Harga BBM Terhadap Abnormal Return dan Volume Perdagangan Saham. Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2010.
HS, Arisyahidin. 2012. Dampak Kebijakan Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Investasi Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jurnal Ilmu Manajemen, REVITALISASI, Vol. 1, Nomor 2, September 2012.
Husnan, Suad. 2006. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Edisi Ketiga. UPP AMP YKPN.Yogyakarta.
Jogiyanto H.M. (2010). Studi Peristiwa (Menguji Reaksi Pasar Modal Akibat Suatu Peristiwa). Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.
Laksana, Agung. 2014. Pengaruh Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak Bersubsidi Tahun 2013 Terhadap Abnormal Return Saham dan Trading Volume Activity Saham Pada Perusahaan yang Masuk Indeks LQ-45.Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta 2014.
Muhandri, Andrew Yanika. 2012.Analisis Keputusan Pemerintah Atas Jadi Tidaknya Kenaikan BBM terhadap Saham Perusahaan Sektor Transportasi dan Sektor Aneka Industri di BEI.Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta 2012.
Putra , I Nyoman Wijana Asmara. 2009. Pengaruh Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap Abnormal Return Saham Perusahaan manufaktur LQ 45 di BEI tahun 2008.
Refiendy, Tony Erik. 2009. Analisis Perbedaan Abnormal Return dan Risiko Saham Perusahaan Sebelum dan Sesudah Pengumuman Penetapan Tergabung Dalam Kelompok Jakarta Islamic Index di BEI tahun 2006-2008. Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta 2009.
Setiawan, Tri Adi. 2006. Analisis Reaksi Pasar Modal Terhadap Kenaikan Harga BBM (studi kasus: di bursa efek Jakarta untuk saham-saham LQ 45).
Taufian, Yussain. 2008. Penurunan Harga Minyak Dunia & Defisit APBN 2008 (www.anggaran.depkeu.go.id).
W,I Gusti Ayu Mila.2010. Analisis Pengaruh Pemecahan Saham (stock split) Terhadap Volume Perdagangan Saham dan Abnormal Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI Tahun 2007-2009.Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang 2010.
Wanalita, Gredia. 2007. Analisis Reaksi Pasar Terhadap Perusahaan Yang Tergabung Dalam Kelompok Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Jakarta Periode 2004 – 2005. Fakultas Ekoonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta 2007.
Yuniarto, Waki. 2012. Kenaikan Harga BBM Tertunda.(https://wakidyuniarto.wordpress.com/2012/03/31/kenaikan-harga-bbm-tertunda/).
W, I Gusti Ayu Mila.2010. Analisis Pengaruh Pemecahan Saham (stock split) Terhadap Volume Perdagangan Saham dan Abnormal Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI Tahun 2007-2009.Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang 2010.
