PENERAPAN SOCIAL MEDIA ANALYTICS DALAM DECISION SUPPORT SYSTEM DI TIKTOK SHOP
DOI:
https://doi.org/10.35145/joisie.v9i1.4912Kata Kunci:
Social Media Analytics, Decision Support System, TikTok Shop, Marketing Strategy, Simple Additive WeightingAbstrak
Perkembangan pesat media sosial, khususnya TikTok Shop, telah mengubah strategi pemasaran digital. Namun, banyak penjual masih mengandalkan intuisi dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan strategi pemasaran dengan pendekatan Social Media Analytics (SMA) dan Decision Support System (DSS) menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Data diperoleh melalui analisis performa tiga kampanye pemasaran TikTok Shop selama 30 hari. Tiga strategi dianalisis: Influencer, Iklan Berbayar, dan Organik, berdasarkan empat kriteria utama: interaksi pengguna, konversi penjualan, performa konten, dan biaya. Setiap kriteria diukur secara kuantitatif, seperti jumlah interaksi (likes, komentar, share), rasio konversi penjualan, durasi tonton, dan pengeluaran biaya, lalu diberi bobot berdasarkan relevansinya terhadap tujuan bisnis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Strategi Influencer memperoleh skor tertinggi sebesar 0.95, yang mengindikasikan tingkat efektivitasnya dalam mendorong interaksi dan konversi. Strategi Iklan Berbayar menyusul dengan skor 0.74, sedangkan Strategi Organik menempati posisi terakhir dengan skor 0.57. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap perancangan model DSS berbasis Social Media Analytics (SMA). Model ini menjadi dasar pengambilan keputusan dalam menghadapi dinamika pemasaran e-commerce berbasis video pendek. Integrasi SMA dan DSS terbukti membantu penjual membuat keputusan berbasis data dan menyesuaikan strategi dengan tren TikTok Shop.
Unduhan
Referensi
Chaerani, D., Talytha, M. N., Perdana, T., Rusyaman, E., & Gusriani, N. (2020). Pemetaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada masa pandemi COVID-19 menggunakan analisis media sosial dalam upaya peningkatan pendapatan. Dharmakarya, 9(4), 275. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v9i4.30941
Janarko, A. D., Irawati, T., & Fitriasih, S. H. (2022). Sistem pendukung keputusan pemilihan supplier menggunakan metode simple additive weighting di toko listrik. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIKomSiN), 10(2), 25. https://doi.org/10.30646/tikomsin.v10i2.642
Qomariah, S., & Rangan, A. Y. (2020). Perbandingan metode saw dan mfep sistem pendukung keputusan penyeleksian atlet pencak silat. Just TI (Jurnal Sains Terapan Teknologi Informasi), 12(1), 8. https://doi.org/10.46964/justti.v12i1.175
Sihombing, D. Y., & Nataliani, Y. (2021). Analisis interaksi pengguna twitter pada strategi pengadaan barang menggunakan social network analysis. Sistemasi, 10(2), 434. https://doi.org/10.32520/stmsi.v10i2.1289
Supriyanto, A., Chikmah, I. F., Salma, K., & Tamara, A. W. (2023). Penjualan melalui TikTok Shop dan Shopee: menguntungkan yang mana? In BUSINESS: Scientific Journal of Business and Entrepreneurship (Vol. 1). https://journal.csspublishing/index.php/business
Wulandari, S., Halizah, S. N., & Darlin, E. (2025). Peran konten TikTok dalam mengembangkan branding sebagai media bisnis digital yang berprofitabilitas. Journal of Science and Education Research, 4(1).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










